Minggu, 20 November 2016

Pengertian dan Fungsi AD/ART Gerakan Pramuka



PENGERTIAN DAN FUNGSI AD/ART GERAKAN PRAMUKA
·         PENGERTIAN
1.       AD/ART merupakan ketentuan dasar dan ketentuan operasional bagi suatu organisasi yg mencerminkan aspirasi, visi dan misi Gerakan Pramuka Indonesia
2.       Pengikat persatuan dan kesatuan Gerakan Pramuka dalam prinsip, idealisme, tindak laku, baik organisatoris, sosial, maupun budaya
3.       Suluh & landasan gerak organisasi Gerakan Pramuka dalam mencapai tujuannya
4.       Landasan manajemen & pemberdayaan sumberdaya Gerakan Pramuka
·         FUNGSI
AD/ART merupakan landasan kerja dan landasan gerak Gerakan Pramuka dalam mewujudkan visi dan misinya.
LANDASAN HUKUM GERAKAN PRAMUKA
·         KEPPRES No 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka, dengan pertimbangan:
1.       anak-anak dan pemuda Indonesia perlu dididik untuk menjadi manusia dan warga Negara Ind. Yg berkepribadian dan berwatak luhur dst.
2.       untuk mencapai maksud dan tujuan tsb harus dilakukan dilingkungan anak-anak dan pemuda di samping lingkungan kel. dan sek.
3.       sesuai Tap MPRS No I/MPRS/1960 ttg GBHN dan Tap MPRS No II/MPRS/1960 ttg Garis-garis Besar Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana Tahapan Pertama ’61-’69 mengenai pendidikan pada umumnya dan pendidikan kepanduan pada khususnya, perlu menetapkan suatu organisasi gerakan pendidikan kepanduan tunggal untuk diberi tugas melaksanakan pendidikan tersebut di atas.
SEJARAH SINGKAT AD/ART GERAKAN PRAMUKA
·         Keppres No 12 Tahun 1971
·         Keppres No 46 Tahun 1984
·         Keppres No 57 Tahun 1988
·         Keppres No 34 Tahun 1999
·         Keppres No 104 Tahun 2004
POKOK-POKOK PENTING AD/ART GERAKAN PRAMUKA
·         Pembukaan memuat dasar filosofis dan historis ketentuan dalam AD GP.
·         Eksistensi: Nama, Status dan tempat
·         Asas, Tujuan, Tugas Pokok dan Fungsi
·         Sistem among, PDK, KH, MK, M dan Kiasan dasar
·         Organisasi: anggota, jenjang organisasi, kepengurusan, Saka, DK, Lemdik, Bimbingan, Pemerikasaan keuangan
·         Musyawarah dan Referendum
·         Pendapatan, kekayaan
·         Atribut GP: bendera, panji, himne dan pakaian seragam serta tanda-tanda
·         ART, Pembubaran dan perubahan AD.
TUJUAN GERAKAN PRAMUKA
Anggaran Dasar Gerakan Pramuka 2004 pasal 4 …. Dan dijabarkan dalam Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka 2004 pasal 4 …. Melalui Kepramukaan :
1.       … Membentuk kader bangsa dan sekaligus kader pembangunan yang beriman dan bertaqwa serta berwawasan ilmu pengetahuan dan teknologi…”
2.       … Membentuk sikap dan perilaku yang positif, menguasai keterampilan dan kecakapan serta memiliki kecerdasan emosional sehingga dapat menjadi manusia yang berkepribadian Indonesia, yang percaya kepada kemampuan sendiri, sanggup dan mampu membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggungjawab atas pembangunan masyarakat, bangsa, dan negara…”
ALASAN PENYEMPURNAAN AD GP
·         AD merupakan landasan kerja GP
·         GP dihadapkan pada lingkungan yg berubah serta tantangan baru
·         Perkembangan kepanduan di seluruh dunia
·         Perlu penyesuaian dengan UU No 22 th 1999, UU No 25 th 1999 dan UU No 23 th 2002 serta UU Sisdiknas.
PERMASALAHAN
·         Penggolongan usia peserta didik
·         Keberadaan kelompok usia Pandega-kaderisasi
·         Otonomi daerah
·         Pembinaan Gudep Berpangkalan di Sekolah/Kampus dan gudep wilayah serta serta tersedianya pembina yg berkualitas
·         Sistem among
·         Pengembangan Saka Pramuka
HARAPAN
·         Dengan organisasi yang lincah didukung SDM berkualitas yang menjalankan tugas sesuai prinsip dan metode kepramukaan, GP hadir dan siap untuk mendidik kader-kader pembangunan yang trampil serta memiliki watak dan kepribadian mulia.
PENYEMPURNAAN BERDASARKAN KEPUTUSAN MUNAS 2003
·         Alinea 3 Pembukaan, menyesuaikan dgn paradigma baru yg menyertakan kaum muda.
·         Alinea 5 Pembukaan, SISTEM AMONG tidak hanya ditempatkan sbg bagian dari metode kepramukaan krn ia merupakan sisdiknas.
KETENTUAN YANG DISEMPURNAKAN
·         PASAL 4 AD, penegasan formulasi tujuan dengan menambahkan …guna mengembangkan dstnya…
·         PASAL 5 AD, ditambahkan rumusannya shg menjadi…..serta membangun dunia yg lebih baik.
·         PASAL 8 AD, selain mengatur upaya ditambahkan jg usaha yg dilakukan GP
·         Pasal 9, Sistem Among
·         Pasal 16, Pandega masuk dalam kualifikasi anggota dewasa muda
·         Pasal 18, (a) anggota muda dan angota dewasa……
·         Pasal 20, (5) Pergantian pengurus…..terdiri dari unsurpengurus lama dan pengurus baru
·         Pasal 21, SAKA tambah 1 ayat.
·         Pasal 22, Dewan Kerja
·         Pasal 24, Bimbingan ayat (4)…..Mabiran yg diketuai oleh Camat/Kepala Distrik
·         Pasal 25, BPK ayat (3) ada 2 butir
·         Pasal 26, Musyawarah ayat (1) butir c ttg acara pokok Munas
LIMA UNSUR TERPADU DALAM KEPRAMUKAAN
1.       Prinsip Dasar Kepramukaan
2.       Metode Kepramukaan
3.       Kode Kehormatan Pramuka
4.       Motto Gerakan Pramuka
5.       Kiasan Dasar Kepramukaan
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN DAN METODE KEPRAMUKAAN
1.       Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan merupakan ciri khas yang membedakan Kepramukaan dari pendidikan lain
2.       Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan merupakan dua unsur proses pendidikan terpadu yang harus diterapkan dalam setiap kegiatan.
3.       Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan dilaksanakan sesuai dengan kepentingan, kebutuhan, situasi dan kondisi masyarakat.
(AD Gerakan Pramuka 2004 Pasal 10).
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN adalah :
1.       Iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
2.       Peduli terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya;
3.       Peduli terhadap diri pribadinya;
4.       Taat Kode Kehormatan Pramuka.
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN BERFUNGSI :
1.       Norma hidup seorang anggota Gerakan Pramuka
2.       Landasarn Kode Etik Gerakan Pramuka
3.       Landasan Sistem Nilai Gerakan Pramuka
4.       Pedoman dan Arah Pembinaan Kaum Muda
5.       Landasan Gerak dan Kegiatan Pramuka mencapai sasaran dan tujuannya
(AD Gerakan Pramuka 2004 pasal 11)
METODE KEPRAMUKAAN
Merupakan cara belajar interaktif progresif melalui :
Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka
1.       Belajar sambil melakukan
2.       Sistem berkelompok
3.       Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan perkembangan rokhani dan jasmani peserta didik
4.       Kegiatan di alam terbuka
5.       Sistem Tanda Kecakapan
6.       Sistem satuan terpisah untuk Putera dan Puteri
7.       Kiasaan dasar
(AD Gerakan Pramuka 2004 pasal 12)
MOTTO GERAKAN PRAMUKA
1.       Merupakan bagian terpadu proses Pendidikan untuk mengingatkan setiap anggota Gerakan Pramuka bahwa setiap mengikuti kegiatan berarti mempersiapkan diri untuk mengamalkan kode kehormatan Pramuka
2.       Motto Gerakan Pramuka : “SATYAKU KUDARMAKAN, DARMAKU KUBAKTIKAN”
3.       Merupakan Motto tetap dan tunggal bagi Gerakan Pramuka, sebagai bagian terpadu proses pendidikan, disosialisasikan baik di dalam maupun di luar Gerakan Pramuka.

Sejarah Dunia Pramuka
en.wikipedia.org
Dimulai pada tahun 1908, Baden Powell menulis pengalamannya untuk kegiatan Pramuka yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya dibuat sebuah buku dengan judul “Scouting for Boys”. Buku ini dengan cepat menyebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi pramuka yang awalnya hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.
Pada tahun 1912 dengan bantuan adik perempuannya, Agnes, didirikanlah organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girls Guides yang kemudian diteruskan oleh istri Powel.
Pada 1916 berdiri kelompok pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak serigala) dengan buku The Jungle Book karya Rudyard Kipling sebagai panduan kegiatan. Buku ini menceritakan kisah dari Mowgli yang hidup di hutan dan dipelihara oleh serigala.
Pada 1918 ia membentuk Rover Scout bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Pada 1922, ia menerbitkan bukunya Rovering to Success (Mengembara ke Arah Bahagia). Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mendayung sampannya menuju ke pantai bahagia.
Tahun 1920-an diadakan Jambore dunia pertama di Olympia Hall, London. Ia mengundang Pramuka dari 27 negara dan pada saat itu Baden Powell diangkat sebagai Chief Scout of The World (kepala Pramuka dunia).
  • Tahun 1924 Jambore II di Ermelunden, Copenhagen, Denmark
  • Tahun 1929 Jambore III di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
  • Tahun 1933 Jambore IV di Godollo, Budapest, Hongaria
  • Tahun 1937 Jambore V di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
  • Tahun 1947 Jambore VI di Moisson, Perancis
  • Tahun 1951 Jambore VII di Salz Kamergut, Austria
  • Tahun 1955 Jambore VIII di sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris
  • Tahun 1959 Jambore IX di Makiling, Philipina
  • Tahun 1963 Jambore X di Marathon, Yunani
  • Tahun 1967 Jambore XI di Idaho, Amerika Serikat
  • Tahun 1971 Jambore XII di Asagiri, Jepang
  • Tahun 1975 Jambore XIII di Lillehammer, Norwegia
  • Tahun 1979 Jambore XIV di Neishaboor, Iran tetapi dibatalkan
  • Tahun 1983 Jambore XV di Kananaskis, Alberta, Kanada
  • Tahun 1987 Jambore XVI di Cataract Scout Park, Australia
  • Tahun 1991 Jambore XVII di Korea Selatan
  • Tahun 1995 Jambore XVIII di Belanda
  • Tahun 1999 Jambore XIX di Chili, Amerika Selatan
  • Tahun 2003 Jambore XX di Thailand
Pada tahun 1914 ia menulis petunjuk untuk Kursus Pembina Pramuka dan baru diwujudkan pada 1919. Dari temannya yang bernama W. F. de Bois Maclarren, ia mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.
Pada tahun 1920 dibentuklah dewan internasional yang bersi sembilan anggota dan berkantor sekretariatnya di London, Kerajaan Inggris. Dan pada 1958 Biro Pramuka dunia dipindahkan dari London ke Ottawa, Kanada. Pada tanggal 1 Mei 1968 dunia Pramuka Biro pindah lagi ke Jenewa, Swiss.
Biro Pramuka dunia memiliki 5 kantor, yaitu Kosta Rika, Mesir, Filipina, Swiss dan Nigeria. Sementara Pramuka Biro putri, bermarkas di London dengan 5 kantor di daerah Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika dan Amerika Latin.
Sejarah Lahirnya Pramuka Di Indonesia
Sejarah-Lahirnya-Gerakan-Pramuka-di-Indonesia
Sejarah dari lahirnya gerakan Pramuka di Indonesia dimulai saat Indonesia dijajah oleh Belanda. Awal gerakan Pramuka ini berasal dari berdirinya cabang Nederlandsche Padvinders Bestuur (NPO) yang kemudian berubah nama menjadi Nederlands Indische Padvinders. Bapak Kepanduan Indonesia adalah Mangkunegara S.P. yang memprakarsai berdirinya organisasi Kepanduan milik Indonesia pada 1916.
Pada masa penjajahan Jepang, gerakan ini dibubarkan karena Jepang tidak menginginkan adanya sebuah organisasi yang dibuat tanpa campur tangan Jepang. Setelah Jepang pergi, gerakan Pramuka di Indonesia kembali aktif dan baru dibentuk sebagai Pramuka pada tahun 1961. Komite untuk pembentukan gerakan Pramuka sendiri baru saja membuat keputusannya pada 1961 melalui Keputusan Presiden Nomor 121 1961 11 April 1961.

Template by:

Free Blog Templates