Senin, 30 Oktober 2017

Cara Membuat Repostory Local Debian-9.2.0.iso

Cara Membuat Repostory Local Debian-9.2.0


1.      Pertama kali yang harus dilakukan adalah siapkan 3 DVD debian. Disini saya menggunakan debian versi debian-9.2.0.



2.      Install debian-9.2.0-amd64-DVD-1, jika sudah terinstall anda harus login terlebih dahulu. Setelah login beri IP static dengan perintah “nano /etc/network/interfaces”.



3.      Restart network dengan perintah “/etc/init.d/networking restart


4.      Cek IP dengan perintah “ifconfig”.


5.      Ubah jaringan menjadi “Host-only Adapter” agar saling terhubung antara debian Virtual dengan komputer.


6.      Ini adalah IP komputer (IP static).


7.      Gunakan aplikasi WinSCP untu transfer 3 DVD debian-9.2.0 ke virtual. Isi hostname dengan IP virtual, kemudian isi username dan password seperti di virtual.


8.      Ketikkan perintah “apt-cdrom add”. Dan masukkan DVD-2 dan DVD-3. Jika ada kotak dialog klik “force unmounts/paksa keluar”. Maka akan otomatis masuk sebagai repo DVD.


9.      Cek dengan perintah “nano /etc.apt/sources.list”. pastikan DVD-1,2,dan 3 muncul.


10.  Selanjutnya buka aplikasi PuTTY, login sebagai username dan password virtual. Ketikkan perintah “apt-get install apache2 dpkg-dev rsync”. Lalu tekan enter.



11.  Buat folder untuk tempat repo.


12.  Buat folder untuk mount DVD debian.


13.  Selanjutnya me-rsync semua DVD ke /repo/pool. Dan ulangi hingga DVD-3.



14.  Selanjutnya pindah ke direktori /repo lalu scan paket aplikasi dan daftarkan seluruh paket yang ada.



15.  Setelah selesai me-scan paket, selanjutnya scan source pada paket tersebut.


16.  Kemudian pindahkan file Packages.gz dan Sources.gz ke dalam folder binary-amd64 dan source.


17.  Buatlah shortcut atau symbolic link dari folder web server ke folder repo agar bisa diakses dari server lain.


18.  Coba akses pada web browser, jika berhasil akan tampil seperti ini.


19.  Install paket DHCP Server dengan ketikkan perintah “apt-get install isc-dhcp-server”.


20.  Ketikkan perintah “nano /etc/dhcp/dhcpd.conf” untuk meng-konfigurasi DHCP Server nya. Ubah subnet, netmask, range, option routers, option broadcast-address dan juga ubah default-lease-time menjadi “3600”.


21.  Install debian lagi untuk client.


22.  Ubah jaringan menjadi “Internal Network


23.  Ketikkan perintah “nano /etc/network/interfaces” pada Debian Client, dan biarkan menjadi “dhcp”.


24.  Restart networkingnya dengan perintah “/etc/init.d/networking restart


25.  Cek IP dengan perintah “ifconfig”.


26.  Tes jaringan dengan cara ping dari debian client ke debian server.


27.  Tes jaringan dengan cara ping dari debian server ke debian client.


28.  Edit repository pada client dan tambahkan repo pada “nano /etc/apt/sources.list”. Dan jangan lupa beri tanda pagar pada semua yang ada.


29.  Selanjutnya update.



30.  Installasi selesai. 

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates